Kamis, 02 Oktober 2014

Jenis-jenis Teks Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris terdapat macam-macam jenis teks, di bawah ini adalah beberapa jenis teks yang harus diketahui dan dipahami oleh siswa SMP, berikut ini adalah 5 jenis teks beserta penjelasan sederhana dari teks tersebut :
 
1.DESCRIPTIVE
Teks Descriptive adalah teks yang menggambarkan seseorang, benda atau tempat tertentu sehingga pembaca dapat membayangkan seolah-olah yang diceritakan itu benar-benar nyata.
Tujuan Komunikatif :
memberikan informasi mengenai ciri-ciri seseorang, benda atau tempat tertentu.
Struktur Teks:
  • Identification / Pengenalan: ciri-ciri seseorang, suatu benda atau tempat tertentu yang akan dideskripsikan.
  • Description / Deskripsi: menggambarkan ciri-ciri seseorang, benda atau tempat tersebut, misalnya bentuk, ukuran, warna, asal, kegemaran dan ciri khusus lainnya.
 
2.NARRATIVE
Teks Narative adalah teks yang bercerita mengikuti alur waktu.
Tujuan Komunikatif : Menghibur pendengar atau pembaca dengan pengalaman nyata atau khayal.
Ciri naratif adalah adanya unsur konflik (masalah) dan resolusi (penyelesaian masalah).
Struktur Teks:
  • Pengenalan latar: tokoh, waktu, dan tempat.
  • Pengembangan konflik.
  • Penyelesaian konflik.
  • Koda: perubahan yang terjadi pada tokoh atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita.
 
3.PROCEDURE
Teks Prosedure adalah teks yang menjelaskan dengan jelas cara membuat atau melakukan sesuatu.
Tujuan komunikatif :
Memberi petunjuk cara melakukan sesuatu melalui serangkaian tindakan atau langkah.
Struktur Teks: Goal/Aim/Tujuan – Materials/Tools/Bahan/Alat – Steps/Methods/Langkah
 
4. RECOUNT
Teks Recount adalah teks yang menceritakan kembali kejadian yang telah terjadi berurutan dengan menggunakan keterangan waktu yang jelas pada masa lampau
Tujuan komunikatif:
Melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur.
Struktur teks :
  • Orientation : Pendahuluan yaitu memberikan informasi orang atau benda yang melakukan atau yang terlibat di dalamnya, serta waktu, tempat, situasi, dan lain-lain;
  • Event 1, Even 2… : Rangkaian peristiwa yang terjadi, yang biasanya disampaikan secara urut.
  • Re-orientation : Kesimpulan dari rangkaian peristiwa yang terjadi. Reorientation tidak selalu ada pada teks recount.
 
5.REPORT
Teks Report memiliki kemiripan dengan teks deskriptif, teks report memberikan gambaran umum tentang sesuatu tidak mendetail seperti pada teks Deskriptif.
Tujuan Komunikatif: Menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan sistematis atau analisis.
Stuktur Teks :
  • General Classification : (klasifikasi umum, yaitu menggolongkan atau menentukan secara umum termasuk kepada golongan mana.
  • Description : yaitu uraian deskripsi atau gambarannya bagia-bagian yang umum ada padanya, derajatnya, dam sifat-sifatnya. Biasanya berupa uraian umum.
Shared from : here
Read More..

Rabu, 03 April 2013

Gerunds

Hello Fellas...
How are you today??
I hope you well. :))

Okay, pada kesempatan kali ini mari kita bersama-sama belajar gerunds. Apa sih Gerunds?? dan bagaimana penggunaannya.. Mari kita belajar bersama..


=======================================================

Gerunds adalah kata kerja bentuk pertama (V1) yang diimbuhi akhiran -ing dan berfungsi sebagai kata benda (noun). Atau dengan kata lain, gerunds adalah kata kerja yang dibendakan atau diubah menjadi kata benda dengan menambah -ing.

Peran atau fungsi gerunds dalam Bahasa Inggris adalah sebagai berikut :

1. Subjek (subject)
2. Pelengkap subjek (subjeck complement)
3. Objek langsung (direct object)
4. Objek preposisi (preposition object)
5. Aposisi (appositive)


1. Gerunds sebagai Subjek (subject)

Contoh :
~ Cheating is not good for your behaviour.
~ Playing football is my hobby.
~ Eating some nutritious food can make your body healthier.

2. Gerunds sebagai Pelengkap subjek (subjeck complement)

Gerund sebagai pelengkap subjek dalam kalimat biasanya selalu didahului to be yang terletak di antara subject dan subjective complement, contoh:
~ Her hobby is reading.
~ My favourite sport is swimming.
~ Fatin's talent is singing.

3. Gerunds sebagai Objek langsung (direct object)

Contoh :
~ I dont like lying.
~ I choose dancing as my hobby.
~ She hates smoking.

4. Gerunds sebagai Objek Preposisi (preposition object)

Gerund sebagai objek preposisi yang terletak setelah preposisi. Preposisi yang sering dipakai adalah of, on, no, with, without, at for, after, before, because of, to, like, about, for, by, in. Contoh :
~ They are good at telling funny story.
~ She left me without having permission.
~ He was punished after cheating in last exam.
~ Thank you for coming.

5. Gerunds sebagai Aposisi (appositive)

Gerund sebagai aposisi atau penegas dalam kalimat, contoh:

~ He has a bad habit, gambling.
~ My hobby, cycling, is very interesting.
~ That skills, shooting and passing, is very awesome.
Read More..

Kamis, 14 Maret 2013

Present Future Tense

Hello Fellas...
How are you today??
Nice to meet you again.. :)

Okay, pada kesempatan kali ini mari kita bersama-sama belajar Present Future Tense.
Apa itu Present Future Tense.?? Kapan digunakan dan bagaimana penerapannya??
Lets learn together !!

=======================================================

Present Future Tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang akan terjadi di masa depan atau sesuatu yang belum terjadi. Sesuai namanya, future, yang berarti masa depan.

RUMUS :


  • Pada kalimat VERBAL kita menggunakan rumus berikut :
(+) S + WILL + V1 atau S + TO BE + GOING TO + V1
(-)  S + WILL + NOT + V1 atau S + TO BE + NOT + GOING TO +  V1
(?) WILL + S + V1 atau TO BE  + S + GOING TO +  V1


Contoh :

(+) He will visit Korea next month.
(-)  He will not visit Korea next month. ('will not' bisa disingkat menjadi won't)
(?) Will he visit Korea next month?

(+) He is going to visit Korea next month.
(-)  He is not going to Korea next month.
(?) Is he going to visit Korea next month?


  • Sedangkan pada kalimat NOMINAL, kita memakai pola berikut :
(+) S + WILL + 'BE' + A.N.A ( adv, noun, adj ) atau S +  TO BE + GOING TO + 'BE' + A.N.A

(-)  + WILL + NOT + 'BE' + A.N.A atau S +  TO BE + NOT + GOING TO + 'BE' + A.N.A

(?) WILL 'BE' + A.N.A atau TO BE + S +  GOING TO + 'BE' + A.N.A


Contoh :

(+) You will be my girlfriend.
(-)  You will not be my girlfriend.
(?) Will you be my girlfriend?

(+) I am going to be on holiday next week.
(-)  I am not going to be on holiday next week.
(?) Are you going to be on holiday next week?
================================================
Thank you for visiting my blog.
Dont give up!! Keep learning!!
and...... FIGHTING!!!

Read More..

Rabu, 13 Maret 2013

Pola Passive Voice pada Tiap Tenses

Hello guys, how are you today?
Are you ready to learn with me? I hope so... ^_^
Okay then, Let's Start!!

=======================================================

Dalam rangka menindaklanjuti (ciyeeee bahasanya... menindaklanjuti jare.. haha ) postingan sebelumnya soal Passive Voice, kali ini saya akan mencoba menjelaskan pola-pola yang dipakai untuk membuat Passive Voice dalan beberapa tenses. Langsung saja.. cekidot..

untuk pengingat saja, bahwa pola umum passive voice adalah :

S + be + V3 + by + O + modifier


A. Jika active voice dalam simple present tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah is, am atau are.

    Contoh :
    1.   Active  : He meets them everyday.
          Passive : They are met by him everyday.

    2. Active    : She writes novel today.
        Passsive : Novel is written by her today. 

B. Jika active voice dalam simple past tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah was atau were.

    Contoh :
    1.   Active  : He met them yesterday.
          Passive : They were met by him everyday.

    2. Active    : She wrote novel yesterday.
        Passsive : Novel was written by her yesterday. 

C. Jika active voice dalam present perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang        diletakkan setelah auxiliary has atau have, sehingga menjadi ‘has been’ atau ‘have been’

    Contoh :
    1.   Active  : He has met them.
          Passive : They have been met by him.

    2. Active    : She has written novel.
        Passsive : Novel has been written by her. 

D. Jika active voice dalam past perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary had, sehingga menjadi had been.

    Contoh :
    1.   Active  : He had met them before I came.
          Passive : They had been met by him before I came.

    2. Active    : She had written novel for 2 hours.
        Passsive : Novel had been written by her for 2 hours.

E. Jika active voice dalam simple future tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah be.

    Contoh :
    1.   Active  : He will meet them next week.

          Passive : They will be met by him next week.

    2. Active    : She is going to write novel tomorrow.

        Passsive : Novel is going to be written by her tomorrrow.


F. Jika active voice dalam future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary will have, sehingga menjadi ‘will have been’.

    Contoh :
    1.   Active  : He will have met them before I go tomorrow.

          Passive : They will have been met by him before I go tomorrow.

    2. Active    : She will have written novel before 20.00 tomorrow

        Passsive : Novel will have been written by her before 20.00 tomorrrow.


G. Jika active voice dalam past future perfect tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah been yang diletakkan setelah auxiliary would have, sehingga menjadi ‘would have been’.

    Contoh :
    1.   Active  : He would have met them.

          Passive : They would have been met by him.

    2. Active    : She would have written novel.

        Passsive : Novel would have been written by her.


H. Jika active voice dalam present continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (is, am , are) + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He is meeting them.

          Passive : They are being met by him.

    2. Active    : She is writing novel.

        Passsive : Novel is being written by her.


I. Jika active voice dalam past continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (was/were) + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He was meeting them.

          Passive : They were being met by him.

    2. Active    : She was writing novel.

        Passsive : Novel was being written by her.


J. Jika active voice dalam perfect continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah (has/have) been + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He has been meeting them.

          Passive : They have been being met by him.

    2. Active    : She has been writing novel.

        Passsive : Novel has been being written by her.
 

K. Jika active voice dalam past perfect continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah had been + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He had been meeting them.

          Passive : They had been being met by him.

    2. Active    : She had been writing novel.

        Passsive : Novel had been being written by her.


L. Jika active voice dalam future continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will be + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He will be meeting them.

          Passive : They will be being met by him.

    2. Active    : She will be writing novel.

        Passsive : Novel will be being written by her.


M. Jika active voice dalam past future continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would be + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He would be meeting them.

          Passive : They would be being met by him.

    2. Active    : She would be writing novel.

        Passsive : Novel would be being written by her.


N. Jika active voice dalam future perfect continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah will have been + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He will have been meeting them.

          Passive : They will have been being met by him.

    2. Active    : She will have been writing novel.

        Passsive : Novel will have been being written by her.


O. Jika active voice dalam past future perfect continous tense, maka ‘be’ passive voice-nya adalah would have been + being.

    Contoh :
    1.   Active  : He would have been meeting them.

          Passive : They would have been being met by him.

    2. Active    : She would have been writing novel.

        Passsive : Novel would have been being written by her.


 Okay, itulah beberapa pola passive voice yang diterapkan dalam berbagai jenis tenses berdasarkan pengetahuan saya. Kamu tidak harus menghapal semuanya, asalkan kamu sudah menguasai tenses-tenses tersebut saya yakin kamu tidak akan kesulitan menerapkannya.

=======================================================
Thank you for visiting my blog. Please kindly leave your comment on the comment box below.



Read More..

Passive Voice

Hello... waaaaah.. it's been a long time since I posted here.
Do you guys miss me? :) 8|
Okay, today I will try to bring you some lesson about PASSIVE VOICE...
Are you ready?? Lets start!!!

=====================================================

PASSIVE VOICE

Setelah kemarin2 kita sudah belajar membuat kalimat aktif (active voice) dalam pembahasan tentang tenses ataupun materi lainnya, sekarang kita akan belajar membuat passive voice (kalimat pasif). Active voice lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari daripada passive voice. Namun demikian kita masih banyak menemuinya di surat kabar, artikel, atau bahkan percakapan sehari-hari. Passive voice digunakan karena object dari active voice merupakan informasi yang lebih penting dari subjek kalimat itu sendiri.

Contoh :
- Active Voice (AV)  : My mother reads cooking-magazine.
- Passive Voice (PV) : Cooking-magazine is red by My Mother.

Dari contoh di atas dapat kita lihat bahwa:

  1. Subject dari AV (my mother) berubah menjadi object dalam PV. Object dari AV (cooking-magazine) berubah menjadi subject dalam PV. Perlu diperhatikan  pula mengenai perubahan kata ganti (pronoun) dari subject/object tersebut.
  2. Verb 1 (read) pada AV berubah menjadi Verb 3 (red) pada PV.
  3. Ditambahkannya to be (is) sebelum Verb 3 pada PV. To be yang digunakan tergantung dari subject PV dan juga tenses yg digunakan.
  4. Ditambahkannya kata 'by' dibelakang Verb 3 pada PV. Dalam bahasa Indonesia ini bisa diartikan 'oleh'. Namun jika object dari PV dianggap tidak penting atau tidak diketahui, biasanya object tersebut tidak disertakan begitu pula kata 'by'.
  5. Khusus untuk kalimat-kalimat progrresive ( yang sedang dilakukan/continous), perlu menambahkan 'being' di depan Verb 3.
Dari poin-poin di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Passive Voice mengikuti pola sebagai berikut :

S + be + V3 + by + O + modifier

Okay, itulah sedikit pengenalan tentang Passive Voice. Untuk pembahasan selanjutnya teman-teman bisa klik disini

=========================================================
Thanks for visiting my blog. Please kindly leave your comment below. 

Read More..

Rabu, 10 Oktober 2012

Video Learning ( Past Tense )

Hello Fellas...
Disini mari kita mencoba belajar conversation (percakapan) dalam bahasa inggris melalui video.
Selamat Belajar..




Read More..

Penggunaan Was/Were

Hi Fellas..
Pada kesempatan kali ini saya akan coba mengajak teman2 belajar tentang WAS/WERE.
Kapan itu digunakan dan bagaimana penerapannya??
Lets learn together!!
=====================================================

Pada Simple Past Tense yang sudah kita pelajari, terdapat penggunaan WAS/WERE pada kalimat nominal. Pertama-tama yang harus kita perhatikan adalah subyeknya.

Bila subyek kalimatnya I, She, He, It, atau subyek tunggal lainnya, kita menggunakan WAS.
Sedangkan bilasubyek kalimatnya You, We, They, dan subyek jamak lainnya maka kita menggunakan WERE.

Untuk lebih jelasnya teman2 bisa perhatikan tabel di bawah ini.


=======================================================

Okey fellas...
Sekian pembahasan saya mengenai penggunaan was/were, semoga bermanfaaat..
Bila ada pertanyaan atau kritik dari teman2, jangan sungkan untuk menulisnya di comment box yaaaa...


Thank you for visiting my blog.
Dont give up!! Keep learning!!
and...... FIGHTING!!!



Read More..